Review jurnal adalah kegiatan membaca, menganalisis, dan memberikan ulasan kritis terhadap sebuah artikel ilmiah atau jurnal penelitian secara sistematis. Tujuan utamanya adalah mengevaluasi kualitas penelitian — mulai dari relevansi topik, ketepatan metode, validitas data, hingga kekuatan dan kelemahan yang ditemukan dalam jurnal tersebut.
Dikutip dari buku Arah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Di Indonesia pada Era Revolusi Industri 4.0, review jurnal adalah kegiatan mereview semua komponen laporan riset atau jurnal secara kritis yang bertujuan menemukan keunggulan dan kelemahan dari jurnal tersebut.
Tujuan Review Jurnal
Review jurnal memiliki beberapa tujuan penting bagi mahasiswa, peneliti, maupun dosen:
Mengevaluasi kualitas penelitian dari segi metode, data, dan kesimpulan
Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan sebuah artikel ilmiah secara objektif
Membantu pembaca memahami inti sebuah penelitian tanpa harus membaca keseluruhan jurnal
Membantu penulis jurnal memperbaiki karya sebelum dipublikasikan (peer-review)
Memenuhi tugas akademik — banyak dosen meminta mahasiswa membuat review jurnal sebagai bagian dari penilaian
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menilai karya ilmiah
Perbedaan Review Jurnal, Resume Jurnal, dan Resensi Jurnal
Banyak mahasiswa masih bingung membedakan ketiganya:
Dokumen | Fokus | Sifat |
|---|
Review Jurnal | Analisis kritis: kelebihan, kekurangan, evaluasi metode & data | Analitis & evaluatif |
Resume Jurnal | Ringkasan isi jurnal tanpa penilaian mendalam | Deskriptif |
Resensi Jurnal | Ulasan umum + rekomendasi kelayakan baca | Evaluatif ringan |
💡 Intinya: Review jurnal = analisis mendalam + evaluasi | Resume jurnal = ringkasan saja.
Struktur Review Jurnal yang Benar
Secara umum, review jurnal terdiri dari dua bagian: identitas jurnal dan isi review:
Bagian 1: Identitas Jurnal
Komponen | Keterangan |
|---|
Judul | Judul lengkap jurnal yang di-review |
Nama Jurnal | Nama publikasi/jurnal tempat artikel diterbitkan |
Volume dan Halaman | Nomor volume, edisi, dan halaman artikel |
Tahun Terbit | Tahun jurnal dipublikasikan |
Penulis | Nama penulis artikel |
Reviewer | Nama mahasiswa/peneliti yang mereview |
Tanggal Review | Tanggal review diselesaikan |
DOI/Link | Tautan atau nomor identitas digital jurnal (jika ada) |
Bagian 2: Isi Review
Komponen | Yang Perlu Dibahas |
|---|
Tujuan Penelitian | Apa masalah yang diteliti? Apakah relevan dan terukur? |
Latar Belakang & Teori | Landasan teori yang digunakan, kerangka pemikiran |
Hipotesis | Asumsi awal peneliti yang diuji dalam jurnal |
Metode Penelitian | Jenis metode (kualitatif/kuantitatif), subjek, teknik pengumpulan data |
Populasi & Sampel | Siapa yang diteliti dan seberapa representatif |
Analisis Data | Teknik analisis yang dipakai, kesesuaian dengan metode |
Hasil & Pembahasan | Temuan utama penelitian, apakah sesuai hipotesis |
Kesimpulan | Apakah kesimpulan menjawab tujuan penelitian? |
Kelebihan | Aspek yang dinilai kuat dalam jurnal tersebut |
Kekurangan | Kelemahan atau keterbatasan yang ditemukan |
Referensi | Apakah referensi relevan, mutakhir, dan lengkap? |
Cara Membuat Review Jurnal yang Benar: 9 Langkah
Langkah 1: Pilih dan Cari Jurnal yang Sesuai
Cari jurnal yang relevan dengan mata kuliah atau topik tugas. Gunakan database ilmiah seperti Google Scholar, DOAJ, Sinta, atau Scopus. Pastikan jurnal yang dipilih sudah terindeks dan memiliki ISSN/DOI yang valid.
Langkah 2: Kenali Format Jurnal
Sebelum membaca isi, perhatikan struktur jurnal: judul, nama penulis, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, dan daftar pustaka. Ini membantu kamu membaca lebih terarah.
Langkah 3: Baca Sekilas Terlebih Dahulu
Baca judul, abstrak, dan sub-judul untuk memahami gambaran besar jurnal sebelum membaca secara mendalam.
Langkah 4: Baca Secara Komprehensif
Baca jurnal dari awal hingga akhir secara menyeluruh — pastikan memahami setiap bagian, termasuk data, tabel, dan grafik yang disajikan.
Langkah 5: Buat Catatan Kritis
Selama membaca, catat hal-hal penting: tujuan penelitian, metode yang digunakan, temuan utama, kekuatan, dan kelemahan yang ditemukan.
Langkah 6: Evaluasi Metode dan Data
Nilai apakah metode yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian. Periksa apakah data yang disajikan valid, representatif, dan dianalisis dengan tepat.
Langkah 7: Identifikasi Kelebihan dan Kekurangan
Secara objektif identifikasi aspek yang kuat dan aspek yang perlu diperbaiki dari jurnal tersebut. Hindari penilaian yang terlalu subjektif.
Langkah 8: Tulis Review dengan Bahasa Sendiri
Tulis review menggunakan format yang sudah ditentukan. Gunakan bahasa yang jelas, ilmiah, dan hindari menyalin kalimat langsung dari jurnal tanpa tanda kutip.
Langkah 9: Sunting dan Periksa Kembali
Sebelum mengumpulkan, baca ulang seluruh review untuk memastikan alur logis, konsistensi penilaian, tidak ada typo, dan sudah sesuai standar yang diminta dosen.
Tips Menulis Review Jurnal yang Baik
Agar review jurnal yang dihasilkan berkualitas dan mendapat nilai baik:
Baca minimal 2–3 kali — pembacaan pertama untuk memahami, kedua untuk mengevaluasi, ketiga untuk menulis
Gunakan bahasa sendiri — jangan hanya menyalin isi jurnal; tunjukkan pemahamanmu
Bersikap objektif — tulis kelebihan dan kekurangan secara berimbang, bukan hanya memuji
Cantumkan bukti spesifik — dukung penilaianmu dengan data atau kutipan dari jurnal
Perhatikan panjang review — umumnya review terdiri dari 6–8 halaman untuk jurnal standar
Konsisten dengan format — ikuti format yang diminta dosen atau lembaga
Hindari review subjektif — penilaian harus berdasarkan standar ilmiah, bukan selera pribadi
FAQ: Pertanyaan Populer Seputar Review Jurnal
Q: Apa yang dimaksud review jurnal?
Review jurnal adalah kegiatan menganalisis dan mengevaluasi sebuah artikel ilmiah secara kritis — meliputi penilaian terhadap tujuan penelitian, metode, data, hasil, dan kesimpulan, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya.
Q: Berapa halaman review jurnal yang ideal?
Panjang review jurnal yang ideal adalah 6–8 halaman untuk artikel jurnal standar. Namun ini bisa bervariasi tergantung ketentuan dosen atau lembaga.
Q: Apa bedanya review jurnal dengan resume jurnal?
Review jurnal bersifat analitis dan evaluatif — mencakup penilaian kritis terhadap metode, data, kelebihan, dan kekurangan jurnal. Resume jurnal hanya merangkum isi tanpa evaluasi mendalam.
Q: Apakah boleh menulis review jurnal berbahasa Inggris?
Boleh, terutama jika jurnal yang di-review berbahasa Inggris. Namun sesuaikan dengan ketentuan tugas dari dosenmu — beberapa dosen meminta review tetap ditulis dalam Bahasa Indonesia meskipun jurnal sumbernya berbahasa Inggris.
Q: Bagaimana cara menemukan kekurangan jurnal?
Perhatikan apakah sampel penelitian terlalu kecil atau tidak representatif, apakah metode yang dipilih sesuai, apakah kesimpulan didukung oleh data yang cukup, dan apakah ada variabel penting yang tidak dikendalikan.
Q: Apakah review jurnal harus menggunakan referensi lain?
Tidak wajib, tetapi sangat disarankan. Mengutip penelitian lain untuk memperkuat penilaian kelebihan atau kekurangan jurnal yang di-review akan meningkatkan kualitas review secara signifikan.